Smartphone.
Siapa yang tidak mengenal kata-kata tersebut. Bahkan di jaman serba High End
Technology ini, seolah keberadaan "smartphone" tersebut merupakan suatu
keniscayaan terhadap aktualisasi ilmu pengetahuan maupun prestige (baca:
gengsi) bagi orang yang memilikinya.
Demikian pula juga dengan brand/merk dari negeri Tirai Bambu, yakni negeri Cina. Adalah awalnya brand tersebut menyediakan kebutuhan "hardware" untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari (seperti Mesin Cuci, TV dll) kini HAIER mulai merambah serta mengeksplorasi terhadap segmentasi kebutuhan gadget, yang memang sedang "booming" di dunia teknologi saat ini.
Terakhir, Haier merilis produk
gadget terbaru, yaitu HaierMAXX , yang mengkombinasikan GSM
dengan teknologi CDMA (Code Division Multiple Access) dengan EVDO Rev A (meski
teknologi tersebut masih inject dengan produk operator CDMA tertentu). Juga dilengkapi dengan kamera 8 MP di belakangnya dengan LED Flash, serta 2 MP di
depannya.
Hanya prosessor Qualcomm Snapdragon
8625Q dengan kekuatan core 1,2 Quad
Core, menjadikannya HaierMAXX memang “MAXX”(maksimal)
dalam menjalankan tasks/tugas-tugas yang banyak, yang mungkin brand-brand ternama
sekalipun belum bisa melakukannya, sehingga Haier bahkan se-”sumringah” mengatakan HaierMAXX adalah “MAXX (maksimum)
dalam browsing, chatting, maupun gaming.
Terlepas dari itu, HAIER membidik
segementasi pasar, untuk kalangan Middle Class (kelas menengah), bahkan dengan “kelebihan”
tersebut, harga 2 juta 100 ribu kurang, harga tersebut menjadikannya “nisbi".
Mengapa?. Karena kalau segmentasi anak muda, maka harga tersebut masih
cenderung tinggi untuk “kocek” kalangan ataupun komunitas “gaul” tersebut.
Saya sebenarnya, masih mempertanyakan
sebutan harga “tanggung” tersebut (2 juta 100 ribu kurang, atau 2 juta 99 ribu rupiah). Misteri??. Itulah
jawabannya, yang (mungkin) bisa saya berikan, karena setahu saya harga “tanggung”
tersebut masih (mungkin) bisa masuk dalam suatu “budaya” (maaf) dalam hal ini budaya bangsa
Chinesse. Tapi, “it's ok”lah, yang saya fokuskan juga bukan tentang suatu
falsafah suatu bangsa tertentu, melainkan pembahasan/review suatu produk gadget
yang diklaim sebagai “Produk Multinasional tapi dengan harga setara produk
lokal”.
Adapun bundling dengan produk suatu
operator tertentu (baca: Smartfren), maka sebenarnya Haier-pun sudah menjalankannya sejak lama
dengan operator tersebut. Jadi tidak hanya, dengan produk HaierMAXX saja; bahkan saya masih
ingat beberapa tahun yang lalu, saya pernah mempunyai handphone modem yang juga
kerjasama bundling-nya dengan operator CDMA tersebut.
Adapun sesuatu yang “spektakuler”
(menurut saya) adalah terobosannya HaierMAXX dalam teknologi layar sentuhnya
(Touch Screen), yang telah mengusung kualitas Full HD dengan piksel 720p,
dengan ukuran 5”(baca: inchi)-nya. Serta disupport dengan layar OGS (One Glass
Solution), yakni tampilan lebih jernih dari segala “angle”,sehingga tampilan
bisa lebih jernih dan jelas.
Adapun masalah storage (penyimpanan
file), HaierMAXX dilengkapi dengan memori internal 4
GB + RAM 1 GB DDR2, serta slot memori
eksternal hingga 32 GB.
Hanya mungkin, kualitas baterai yang masih dipertanyakan. Kenapa jadi dipertanyakan? Karena
"brand" baterai yang lazim digunakan ataupun dicantumkan, seperti Lithium ataupun Li-Ion, dan lain sebagainya, meski mengklaim kekuatan powernya 2200 mAH, hanya "kekurang jelasan" brand baterai yang lazim dalam produk-produk gadget buatan China selalu disertakan atau kurang detail (hanya mencantumkan kekuatan power/ daya baterainya saja).
Adapun dari segi jaringan WiFi-nya, maka HaierMAXX sudah bisa menjadi modem WiFi/Router, sehingga bisa berfungsi menjadi "portable hotspot/tethering"
Dengan motto "You Can
Smart With Your Phone", HaierMAXX berusaha menjangkau
segmentasi untuk kalangan menengah ke bawah (juga kalangan menengah ke atas)
dengan fitur-fitur yang "cool" serta tampilan yang "gaul".
Dengan mengadopsi Sistim Operasi Android "Jelly Bean" yang mutakhir
(OS 4.1 yang terbaru). Karena sekarang jamannya Open Source, yang sebenarnya
Pemerintah juga sangat "jor-joran" menggalakkannya (secara teori
maupun di lapangan, meski masih belum optimal terhadap eksistensi Open Source).
Sehingga dengan keberadaan HaierMAXX di dunia gadget, dengan mengusung Sistim Operasi Android yang Open Source, diharapkan "kedigdayaan" Android yang selama ini didominasi oleh vendor-vendor hardware ternama, maka hal tersebut lambat laun akan mulai "tergantikan" dengan vendor-vendor hardware gadget lokal maupun non-lokal tetapi dengan harga terjangkau; yang juga diiringi kualitas hardware yang memukau.
Semoga harapan dari pihak HAIER untuk menjadikannya leading/pimpinan di dunia gadget yang High End menjadi kenyataan, serta bisa menjadikan HaierMAXX sebagai "Inspired Android" di bidangnya, Amin.


silahkan daftar menjadi peserta disini bit.ly/haiermaxx
BalasHapusmakasih bang Lukman...(y)
BalasHapus